Gaji 3 Juta di Jakarta tetap Bisa Nabung, Asalkan Tahu Triknya

  • Tuesday, March 14, 2017
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments

(Sumber : Pexels)


Sebagai fresh graduation hidup di Jakarta dengan gaji 3 jutaan dapat dibilang lumayan pas-pasan. Ditambah lagi jika kamu merantau dari daerah untuk bertaruh peruntungan di ibukota.

Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta periode 2017 sebesar 3.35 juta rupiah. Tentu saja uang sebesar ini akan dijadikan patokan para pencari kerja terutama para fresh graduation level D3 hingga S1.

Ditambah lagi, kadang kala kita suka "KHILAF" dengan membelanjakan uang semaunya tanpa memikirkan dampak 1 bulan ke depan setelah gajian. Sebetulnya tidak susah kok mengatur keuangan supaya tetap bisa nabung meski gaji cuma 3 jutaan.

Kali ini, Penulis Cabutan akan membagikan cara perencanaan keuangan sederhana agar gaji kamu dapat dialokasikan dengan tepat. Selain sisanya bisa kamu tabungkan, kamu juga bisa hedon hingga gaji kamu tak bersisa TAPI, UANG OPERASIONAL KAMU TETAP TERJAGA.

Lalu, bagaimana caranya?

1. Siapkan Excel

Untuk memudahkan perhitungan lebih baik kamu menggunakan Excel atau Google Sheets untuk pencatatan. Kelebihan dari Google Sheets, kamu bisa mencatat kapan pun dan di mana pun tanpa perlu membuka laptop.

2. Buat Rekayasa Keuangan Setiap Bulan

Buatlah table sederhana seperti ini :

Contoh Tabel

Uang masuk adalah gaji atau hasil side job yang kamu terima selama sebulan. sedangkan kolom keluar untuk mencatat pengeluaran UTAMA kamu.

3. Hitung Hari Efektif Kerja dan Hari Libur Di Mana Kamu Mungkin akan "KHILAF"

Selanjutnya, kamu dapat meihat kalender seperti para pasangan yang terjebak dalam situasi LDR-an.

Ini Namanya Kalendar :p

Misal, gajian tanggal 27 Februari untuk hidup sepanjang Maret 2017. Efektif kerja setelah gajian terhitung dari tanggal 28 Februari sebanyak 20 hari sampai gajian lagi tanggal 27 Maret 2017 jika kamu kerja Senin-Jumat. Sedangkan weekend ada Sabtu dan Minggu ini tetap dihitung dua hari. Jadi pada weekend ada 8 hari yang harus kamu siapkan juga budgetnya.

4. Mari Membuat Rekayasa Gaji

Setelah menghitung hari efektif kerja dan hari libur, sekarang saatnya kita masukan data-data tersebut ke dalam tabel yang ada di point 1.

Tabel Simulasi Rekayasa Gaji

MISAL, gaji kamu pas 3 juta. Maka perhitungannya jadi seperti ini. Woooh, 1.3 juta buat apa tuh? Terserah kamu, bisa ditabung, bisa dibelanjain, kasih orang tua, dan lainnya. 1.3 juta merupakan hasil yang kamu dapat dari hasil uang masuk dikurang uang keluar.

Lalu, bagaimana rekayasa keuangan jika kamu kost? Tinggal disesuaikan. 
Tabel Simulasi Rekayasa Gaji, Jika Kost

Sebetulnya biaya hidup itu tidak terlalu mahal. yang mahal adalah gaya hidupnya. Ditambah lagi, banyak dari kita enggan untuk membuat perencanaan keuangan seperti ini.

Tahu-tahu gaji habis saja dan tidak bisa menabung sama sekali. Atau lebih parah, kamu malah defisit alias ngutang ke orang. Dengan uang sebesar itu, kamu tetap bisa mengejar gaya hidup dan meng-upgrade diri. Tapi, jangan sampai lupa diri, ya.

You Might Also Like

0 Komentar