LDR

Meski Menguras Hati, LDR Punya Sisi Positif

  • Wednesday, February 08, 2017
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments

(Sumber : youqueen)

Long Distance Relationship atau Hubungan Jarak Jauh sering kali membuat ketar-ketir. Rasa insecure jauh lebih mudah menggerayangi hati para pasangan yang baru saja menjalankna hubungan tipe ini.

Apalagi, jika awalnya mereka sangat sering sekali bertemu dan bersentuhan. Seolah-olah LDR itu seperti jomblo yang terikat. Hal ini dibuktikan dengan adanya pelesetan dari netizen kalau LDR itu sebenarnya "Lo Doang Relationship".

Kalau dibuat peringkat, LDR ini merupakan tingkatan tersulit dalam hubungan. Kamu belum ekspert kalau belum sukses LDR-an. Karena yang pacaran 'normal' saja bisa selingkuh apalagi LDR di mana Kamu sama sekali tidak punya pengawasan sama sekali dan HARUS percaya dengan kata-kata pasangan.

Tapi, satu hal yang harus ditekankan bagi Kamu yang akan atau sedang menjalankan LDR.

Silahkan LDR, jika Kamu dan pasangan punya tujuan yang jelas.

Prinsip tersebut diambil dari kata-kata salah satu coach terseksi Lex Depraxis yang menjadi inspirasi @penuliscabutan untuk menjalani hubungan romansa.

Lalu, apa sisi positif dari hubungan jarak jauh ini?

1. Melatih Kesabaran
(Sumber : creativemarket)

Sabar, adalah salah satu kunci kesuksesan hubungan LDR. Kalau tidak memiliki kesabaran yang cukup untuk menanti hingga waktu ketemuan, dijamin hubungan LDR-mu akan seumur jagung. Ditambah lagi, Kamu harus membiasakan diri dengan ‘ketiadaan’ sentuhan, pelukan, cubitan, jambakan, dan lain-lain. Kamu gagal ketika Kamu mencari ‘kehangatan’ di tempat lain meski Ia tidak Kamu pacari. Cara nakal ini tidak direkomendasikan, ya!

2. Melatih Kepercayaan
(Sumber : Pexels)

Jarak yang jauh membuat Kamu akan sulit memantaunya. Kamu hanya bisa mempercayai apa yang dia katakan tiap kali chatting atau teleponan. Kalau Kamu tipe yang curigaan pasti Kamu akan merasa sangat sulit ketika LDR dan berubah jadi monster posesif yang tentunya akan mengubur masa depan Kalian berdua. Jadi, saatnya melatih kepercayaan, ya!

3. Melatih Kejujuran
(Sumber : Pexels)


Mentang-mentang LDR, jangan sampai Kamu bermain curang. Seandainya dia curang yang penting Kamu jangan! Jangan sampai mentang-mentang LDR Kamu jadi telat nakal dan main serong kanan kiri ditambah lagi Kamu membohongi pasangan. Jika tujuanmu dan pasangan jelas, pasti Kamu tidak akan setega itu.

4. Lebih Menghargai Waktu
(Sumber : Pinterest)

Waktu bertemu yang terbatas membuat Kamu dan pasangan jauh lebih menghargai waktu. Ketika Kalian bertemu, Kalian dapat memaksimalkan waktu yang terbatas itu dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Karena kan Kalian akan terpisah lagi. Itu juga akan membuat Kamu akan menghargai sekecil apapun kesempatan yang Kamu punya bersama pasangan.

5. Mandiri
(Sumber : Pexels)

Karena jarak, Kamu jadi terbiasa melakukan segalanya sendiri tanpa harus bergantung dengan pasangan. Kamu terbiasa berdiri di atas kaki sendiri. Kamu tidak perlu menjemput atau dijemput. Meski kalau malam Minggu kadang timbul ceng-cengan dari teman-teman, tidak perlu diambil pusing yang penting Kamu bisa tumbuh mandiri. Lagipula, malam Minggu tidak mesti harus dihabiskan dengan pacar kok. Kecuali Kamu tidak punya teman.

6. Me Time Terjaga
(Sumber : Pexels)

Karena jarak, Kamu tidak kekurangan waktu buat me time. Hal ini akan bermanfaat untuk menghilangkan stress dari aktivitas apapun yang Kamu jalani seperti kuliah dan kerja.

7. Quality Time bersama Teman dan Keluarga
(Sumber : Pexels)

Kamu bisa memaksimalkan waktu berkumpul dengan keluarga dan teman-teman terdekat. Meski punya pacar, jangan sampai Kamu melupakan keduanya, ya. Karena ketika Kamu sedih Kamu pasti akan kembali ke mereka. Jadi, bodoh sekali orang yang terlalu memperioritaskan pacar di atas apapun.

8. Punya Waktu untuk Mengembangkan Diri
(Sumber : Pexels)

Kamu punya waktu untuk belanja, mengupgrade diri sendiri dengan fashion terkini, ke barbershop atau salon, ikut les, ikut seminar, ikut teater, ikut apapun yang mampu mengembangkan kualitas diri Kamu selagi pacar jauh. LDR justru membuatmu jauh lebih leluasa.

Nah, jadi untuk apa merasa takut dengan LDR? Point-point ini diambil berdasarkan pengalaman @penuliscabutan dalam menjalani LDR selama 3 tahun. Sekarang kami sudah pacaran normal dan alhamdulillah, penuliscabutan jadi tidak punya waktu cukup untuk me-time. Karena Sabtu untuk pacar, Minggu untuk teman dan keluarga. Senin-Jumat kerja lagi. Eh, kok jadi curhat.

Semoga Kamu yang sedang LDR-an tetap teguh dan kuat, ya! Semangat!

You Might Also Like

0 Komentar