Full Review dan Spesifikasi Cube iWork10 Flagship, Tablet PC Dual-OS dengan Harga Minimalis

  • Wednesday, February 08, 2017
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments

Cube iWork10 Flagship
Setelah dinanti-nanti, akhirya Tablet PC Dual-OS Cube iWork10 Flagship gue mendarat dengan selamat di rumah Kamis Minggu lalu. Wah, seneng bingit! Padahal sebelumnya, gue ada niat untuk jemput sendiri ke JNE-nya karena kurang sabar!

Gue beli Cube iWork10 hanya 2.6 juta. Setelah surfing di Tokopedia. Awalnya gue dapet harga yang 2.8 bonus keyboard bluetooth tapi terlalu mahal. Akhirnya, gue menemukan yang murah dan seller-nya cepet. Mau juga? Buka aja link Tokopedia ini.
Unobxing, kitab-kitabnya pakai bahasa Mandarin. Dapet kartu VIP. Tapi nggak ngerti VIP apa

Untuk harga 2.6 juta, apa yang gue dapet udah tergolong lebih dari cukup. Dengan dual-OS Android 5.1 dan Windows 10, Tablen Cube iWork10 Flagship ini dibekali internal 64 GB dan RAM 4 GB. Tapi sayang banget, Windows 10 yang disematkan nggak diaktivasi jadi... ehehehehe, mesti beli key asli Microsoft atau pakai cara curang (IYKWIM).

Penampakan Belakang


Prosessor yang digunakan yaitu Intel Atom X5-Z8300 a.k.a Cherry Tail Quad Core 1.44GHz dengan layar 10.1 inci full HD beresolusi hingga 1920 x 1200. Sayangnya, sih layarnya menggunakan IPS bukan Amoled. Maklum, harga ekonomis.

Selanjutnya, port yang disediakan ada port charger type-c, mini HDMI, TF Card untuk micro SD, Audiojack, dan micro USB. Beruntungnya, kita juga dikasih adaptor micro USB ke ukuran USB 2.0 (USB biasa) meski dalam kemasan kita nggak dapet kepala charger. Berhubung gue pakai LG Nexus 5x jadi nggak masalah.

Yang gue rasa pertama kali, Software tablet ini sangat ringan, meski body cukup berat. Aplikasi berjalan lancar tanpa kendala. Namun, kalau menginstall aplikasi berukuran 1gb ke atas Kita membutuhkan waktu lebih lama karena storage yang digunakan masih memakai MMC (Storage khusus smartphone) yang tentu kecepatan membacanya nggak secepat hardisk.

Hardisk eksternal pun bisa dibaca dengan lancar. Gue menginstall 2 aplikasi berat seperti Adobe Photoshop CC dan Microsoft Office karena rencananya tablet ini akan gue pakai untuk pengganti laptop yang terlalu besar.

Battery yang digunakan juga besar. Kita bisa puas menggunakannya untuk aktivitas dengan kapasitas battery 7.500 mAh. Kemarin gue test SOT di Kantor dari gue sampai kantor jam setengah 11 hingga gue pulang jam 7 malam, battery masih sisa 10%. Jadi SOT-nya berapa? Hitung saja sendiri LOL

Pemakaian gue kemarin seperti ngantor pada umumnya. Buka Chrome, Office, Windows Update (banyak banget updatenya tjoy), dan Spotify.


Testing di Kantor

Untuk aksesoris, lumayan susah nyarinya. Gue menggunakan keyboard USB khusus tablet 10.inci dengan sandaran yang gue beli dari Lazada. Tentu aja, aksesoris ini pasti aksesoris universal.

Lalu, perpindahan dari Windows ke Android berjalan lancar. Tapi, sebaliknya dari Android ke Windows berasa sedikit lag sekitar 10 detik. Lalu, kalau tablet digunakan sambil dicas, jika kita berada di Windows, maka battery tidak akan naik malah turun :hammer penyakitnya sama dengan Chuwi Hi10. Namun, kalau dicas dalam keadaan di Android battery bisa naik. Kayaknya Windows makan battery lebih maruk daripada Android.

Untuk main Asphalt, tenang aja game ini berjalan lancar jaya meski lumayan berat juga sih muter-muterin tablet sebesar 10.1 inci. Sedangkan Smule agak delay sampai sekarang gue gak tau gimana cara nge-fix-nya.

Lalu bagaimana dengan stylus? Bisa, tapi harus menggunakan stylus active kalau mau detail yang dalam. Kalau cuma sekedar gaya-gayaan sih bisa pakai stylus yang 6ribuan ujung karet. Stylus Wacoom intuos nggak berfungsi di Cube iWork10 Flagship. Padahal dari lapak sebelah dijelaskan kalau stylus Wacoom Intuos bisa berjalan lancar.

Nanti, akan gue tambah lagi reviewnya. Karena pemakaian belum maksimal nih, baru juga seminggu. Overall, tablet PC ini layak digunakan untuk pekerjaan ringan dan sederhana.

Update, Review Stylus!



You Might Also Like

0 Komentar