Kesalahan saat PDKT yang Berujung Sakit Hati

  • Thursday, January 26, 2017
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments


Kamu melihat sesosok makhluk Tuhan yang menarik di arah jam 3. Mata tidak bisa berhenti meliriknya. Rasa gatal ingin berkenalan meletup-letup ketika Kamu sadar dia cuma sendirian.

Akhirnya, dengan keberanian ekstra Kamu menghampiri mejanya dan mengajak ngobrol hingga Kalian berhasil tertawa bersama. Ternyata dia sedang mengerjakan tugas kuliahnya di caffee itu makanya pergi sendiri. Keakraban mulai terjalin, betapa bahagianya.

Kalian pun tukaran nomor agar nanti bisa tetap ngobrol satu sama lain. Senyum terkembang dan dada bergejolak. Jatuh cinta mengalirkan hormon-hormon yang siap membuat Kamu melayang.

Namun sebelum lebih lanjut mendekati si dia, ada baiknya Kamu mengetahui beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang saat PDKT yang ujung-ujungnya akan membuatmu sakit hati. Hal ini tidak melihat gender karena bisa dilakukan oleh siapa saja.

1. Menanyakan Hal Basi

Manusia berkualitas mana pun akan merasa terganggu dengan pertanyaan basi ini :

"Lagi apa?"

"Udah makan?"

"Makan pake apa?"

"Kalo aku chat ada yang marah gak?"

Dan tipe pertanyaan kacangan lainnya. Lebih baik Kamu mencari topik menarik yang asyik diobrolin sama-sama. Tidak perlu topik berat, cukup ringan. Atau topik berat yang dibikin ringan.

2. Terlalu Mengikat

Belum juga pacaran, Kamu sudah mulai menyetir hidupnya. Bahkan, tidak jarang Kamu gencar "mengintili" saat dia pergi ke suatu tempat. Mungkin awalnya terkesan menggemaskan. Tapi, lama-lama si dia akan terganggu dengan sikap Kamu. Jadi, tetaplah beri jarak ruang masing-masing.

3. Bercanda terlalu Vulgar

Kalau teman dekat bercanda agak "dirty" alias vulgar mungkin Kamu bisa tertawa terbahak-bahak. Tapi, jika Kamu berani bercanda vulgar padahal baru hari kedua PDKT? Wah, wah selamat ditinggal kabur, ya! Kecuali Kamu yakin banget kalau gebetan yang Kamu taksir tidak akan marah jika Kamu bercanda kotor seperti itu. Sial-sial sih Kamu kena tuduhan "sex abuse"

4. Insekyur

Belum apa-apa Kamu sudah merasa cemas dia akan direbut orang lain. Padahal Kalian masih tahap PDKT alias tidak ada ikatan resmi yang mengukuhkan hubungan Kamu dan dia. Jadi, buat apa Kamu merasa insekyur atau terancam? Kalau Kamu berkualitas, Kamu tidak akan deh merasakannya. Justru Kamu akan senang jika gebetanmu diminati banyak orang. Berarti gebetanmu juga berkualitas.

5. Baru PDKT sudah Cinta

Nah, ini! Ini kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan oleh banyak orang. Baru gebetan, udah dikasih cinta. Baru gebetan, kamu udah kasih investasi yang besar. Baru gebetan, Kamu udah melakukan berbagai pengorbanan. Baru gebetan, Kamu udah memberikan seluruh hati padanya. Ternyata setelah ditelisik dia tidak berminat pacaran denganmu. Nah, lho... Sakit kan? Ujung-ujungnya Kamu akan membahas masalah 'perjuangan' dan 'pengorbanan'-mu yang sebetulnya gebetan sendiri pun tidak memintanya.

6. Gebetan hanya Satu

Bagaimana Kamu bisa menemukan yang terbaik jika Kamu cuma mendekati 1 lawan jenis? Single-gebetan juga siap mengoyak-ngoyakan hati Kamu jika dia ternyata tidak berminat pacaran denganmu. Jadi mulailah dari sekarang untuk multi-gebetan alias punya gebetan banyak-banysk sampai tereliminasi beberapa dan sisa 1 yang pasti terbaik untukmu. Dijamin multi-gebetan mampu meminimalisir sakit hati.

Karena single-gebetan akan membuat Kamu berimajinasi jauh hingga lahirlah NGAREP. Dari ngarep kamu menaruh ekspektasi lebih ke gebetan dan ternyata PDKT dengannya tidak berjalan sesuai rencana. Coba pikir bakal sesakit apa kalau Kamu sejak awal sudah menaruh harapan ke si dia?

PDKT pun butuh trik agar Kamu terhindar dari rasa sakit. Semoga Kamu bisa mendapatkan gebetan terbaik untuk diajak pacaran nantinya, ya!

You Might Also Like

0 Komentar