Ingin Beli HP Bekas? Cek 9 Tips Anti Ketipu Ini Dulu

  • Friday, January 20, 2017
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments

(Google Pixel, Sumber : Cnet)

HP bekas masih menjadi pilihan alternatif buat Kamu yang lagi butuh HP pengganti, baik untuk primary maupun secondary. Karena kebanyakan orang Indonesia memiliki lebih dari 1 HP dengan 2 - 3 nomor sekaligus.

Tentunya, untuk memutuskan jadi membeli atau tidak HP bekas tersebut butuh beberapa pertimbangan yang matang. Tidak jarang dari para penjual di situs jualan barang bekas memberikan informasi kurang jujur terhadap barang yang dijajakannya. Misalnya saja, HP seri X dibilang normal ternyata speaker-nya mati.

Kali ini, Penuliscabutan akan memberikan tips dan trik untuk Kamu yang sedang mencari HP bekas agar tidak kena tipu atau 'dikerjai' oleh sang penjual nakal. Kamu pun akan puas dan merasa aman dengan HP bekas pilihanmu!

1. Cek Pasaran Harga HP yang Diinginkan

(Sumber : screenshot pribadi)

Setelah Kamu tahu berapa pasaran harga jual HP bekas yang diinginkan, Kamu dapat persiapkan berapa budget yang harus dikeluarkan. Sehingga Kamu bisa membedakan kalau semisal penjual X jual dengan harga yang terlalu tinggi atau terlalu murah. Tentunya, jika harga yang ditawarkan terlalu murah Kamu wajib curiga. Bisa saja banyak kekurangannya.

Setelah tahu harga pasaran, Kamu dapat mengajukan harga yang Kamu inginkan dengan penjual yang memasang harga terlalu tinggi.

2. Putuskan Butuh HP Fullset atau Batangan

(Sumber : Photobucket)

HP batangan dijual lebih murah daripada fullset. Tapi, resiko batangan jauh lebih besar. Kamu tidak bisa tahu asal muasal HP itu dari mana. Apakah itu barang curian, atau barang tangan ke-5, ke-6, dan seterusnya. Ditambah lagi Kamu harus lebih jeli memeriksa fisik dan jeroan HP tersebut agar tidak menangis belakangan. Keuntungan beli batangan, Kamu bisa membantai harganya dengan seenaknya.

3. Ajak Ketemuan

(Sumber : Wahpedia)

Usahakan jangan beli online untuk beli HP bekas. Apalagi kalau belinya bukan di toko yang tersedia di Bukal*pak dan Toko*edia yang jelas-jelas dananya ditahan dulu di mereka. Hal ini bisa memperkecil kemungkinan ditipu.

Ajak ketemuan pembeli di tempat ramai seperti mal, cafe, tempat nongkrong, dan lain-lain. Jangan coba-coba transaksi di pinggir jalan dan tempat gelap. Kalau penjual minta di tempat yang kurang lazim mending batalkan saja daripada terjadi hal-hal yang diinginkan oleh penjualnya.

4. Jika Memutuskan Membeli HP Fullset? Cek IMEI


Cek kecocokan IMEI antara dus dan HP impian Kamu. Cara melihat nomor IMEI di HP yaitu dengan membuka "Phone" dan men-dial kode *#06#. Jika cocok, selamat! HP Kamu bukan HP bodong! HP bodong maksudnya, Dus dibeli terpisah. Eits, jangan salah! Banyak loh yang jual dus HP-nya saja. Gak percaya? Cek situs jual beli barang bekas saja.

5. Cek Fisik dan Kelengkapan

(Sumber : terlampir)

Cek fisik bisa dimulai dengan melihat penampakan HP bekas yang akan Kamu Beli. Lihat ada gompel/dent di mana saja, terawat atau tidak, dan segel masih aman (belum bolong) atau tidak kecuali penjual 'ngaku' kalau HP tersebut pernah diservis.

Selain itu, Kamu juga wajib mengetes saat telepon dan kemampuan kamera. Lalu, lihat juga flash-nya normal atau tidak. Jika HP tersebut menggunakan touchscreen, Kamu harus BANGET cek bagaimana touchscreennya bekerja. Jangan-jangan nanti ada bagian di mana touchscreenya mati dikarenakan digilizernya soak.

Begitu pula dengan kelengkapannya. Apa chargernya dan hetset-nya ada dan berfungsi dengan wajar? Lalu, apa kitab-kitabnya lengkap (meliputi buku panduan dan kartu garansi)? Jika tidak mendapat hetset Kamu harus mengecek ke Google terlebih dahulu apa tipe HP yang Kamu mau pasti mendapatkan Hetset atau tidak.

Jika kamu sanggup, Kamu juga bisa mengecek keaslian Charger dan Hetset tersebut kecuali si penjual ngaku salah satu kelengkapan itu tidak asli. Masalahnya, banyak penjual nakal saat ini.

6. Cek SIM Card, Sinyal 3G/4G, dan WIFI

(Sumber : http://i.imgur.com/1EGagJ3.png)

Tentunya Kamu harus memasukan SIM Card saat melakukan test ini. Kamu tidak mau kan sudah PEDE membeli ternyata SIMCARD atau antena 3g/4g nya rusak? Jika Kamu membeli XIAOMI, hati-hati jika ketika WIFI dihidupkan keluar nama WIFI "NVRAM ERROR" karena ini sebuah kerusakan. Biasanya ini terjadi di HP yang menggunakan chipset Mediatek yang pernah kehilangan IMEI.

7. Cek Sensor

(Sumber : Google Play Store)

Tentunya sebelum Kamu mengecek sensor, Kamu harus paham dulu sensor apa saja yang dimiliki HP yang akan Kamu beli tersebut. Jika sudah paham, Kamu dapat mengeceknya dengan aplikasi Sensor Box yang tersedia di Google Play Store.

8. Cek Garansi

(Sumber : caracekonline.net)


Kamu bisa meminta nota pembelian dari si penjual jika masih ada sehingga Kamu dapat mengecek berapa lama lagi sisa garansi HP bekas tersebut. Kecuali jika memang sudah tidak bergaransi lagi.

9. Cek Spesifikasi

(Sumber : Screenshot GSMArena)

Spesifikasi terletak di About Phone. Kamu juga bisa menginstal CPU-Z untuk memantaunya. Jika ada ketidak cocokan dengan sepsifikasi di GSMArena, bisa jadi HP tersebut replika.

Nah, meskipun cek-ricek ini cukup rumit, namun dengan bermodal ketelitian dan pengetahuan tentang HP bekas yang diinginkan akan mengamankan Kamu dari indikasi penipuan. Semoga Kamu dapat menemukan HP bekas impian, ya!

You Might Also Like

0 Komentar