Meredakan Konflik dengan Pasangan

  • Thursday, September 01, 2016
  • By Penulis Cabutan
  • 3 Comments

Siapa pun di antara kita pasti pernah dong berantem hebat dengan si pacar? Baik karena masalah super gak penting sampai masalah yang sudah menyangkut principal.
'


Penanganan konflik itu sendiri pun beraneka macam. Ada yang saling "nyanyi" dan diakhiri dengan mengheningkan cipta. Ada yang kerjaannya ngalah terus sampai akhirnya berubah jadi tumpukan emosi yang dapat meledak sewaktu-waktu. Nggak jarang juga, ada yang melakukan perang terbuka dan diakhiri kata putus. Duh, childish sekali ya.

Sekitar dua hari yang lalu, ada diskusi keren di Whatsapp KelasCinta untuk Pasangan yang diprakarsai oleh Koko ganteng kita, Lex Depraxis. Diskusi malam selasa itu mengungkit masalah ego dan berantem. Bagaimana sebaiknya kita menyikapi pasangan yang sedang nyanyi mengutarakan keresahan dan kemarahan hatinya dan juga cara untuk kita sendiri mengutarakan ketidak sukaan kita terhadap perilaku pasangan.

Cara terbaik menangani konflik adalah dengan berunding kalo era penjajahan dulu atau berdiskusi. Nah, bedanya dengan berunding di jaman penjajahan dulu yang cuma menguntungkan pihak Belanda dan menyengsarakan Irlander. Pada diskusi bersama kali ini, keduanya harus diuntungkan. Elo seneng, pasangan juga nyengir. Mau dong?

Terus gimana caranya?


Caranya adalah berantem dengan cara yang menyenangkan seperti di atas #ditoyorpembaca.

Gak, gak, gue bercanda LOL

Sebetulnya gak susah, lo cukup dengarkan nyanyian pasangan lo. Kalau perlu catet point-point yang dia keluarkan saat berunjuk rasa. Di sini, kamu harus mengendalikan emosi. Jangan dibantah, jangan ditimpali, pokoknya berlakulah seperti terdakwa.

Lalu, setelah suasana mulai adem. Ajak dia makan berdua dan obrolin masalah tadi. Silakan deh lo ungkapin juga beberapa point yang nggak lo senengin dari pasangan. Lalu, lo sepakati hal-hal yang pasangan inginkan (gak perlu semua, cukup yang masuk akal) dan dia pun harus menuruti point-point yang lo ajukan. Maka terciptalah kerja sama dari kesepakatan tersebut.

Simple, kan?

You Might Also Like

3 Komentar

  1. Poin2 sudah di sepakati, tapi pas pelaksanaannya malah doi ga ngelakuin (ga nepatin janji dgn point yg gue ajukan) itu gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayang banget kamu komen pake anonim :(
      dikompromiin lagi, dibicarakan lagi, 3x tetap melanggar yah bubar aja

      Delete
  2. Hahaha males ah pake akun, gue juga temenan fb sama lu cin wkwkwk

    ReplyDelete