Belajar Nyanyi dengan Smule

  • Friday, July 08, 2016
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments

Pada awalnya, suara gue lebih ancur dari bejekan kantong kresek domart yang kalau mau pakai harus bayar 200 perak.

Saking ancurnya, gue pernah dikick sama band gue dulu sekitar 5 tahun yang lalu.

Tapi semuanya berubah setelah ladang gandum berubah jadi choco crunch #Lah

Seorang teman sebut saja namanya Putri (emang itu namanya jir) ngenalin aplikasi Smule sekitar setengah tahun yang lalu. Berhubung doi doyan nyanyi dan gabung di Komunitas Smule Indonesia, gue penasaran dan coba install. Awalnya gue malu-malu, semua suara kresek hasil rekaman gue bikin privat (asli ancur). Tapi, semakin sering gue latihan, semakin nambah juga skill gue.

Dan kebanggaan itu muncul ketika lo sanggup denger suara lo sendiri sambil senyum.

Hell yeah! Setelah rutin latihan, penyakit cacat tempo gue sembuh, nada-nada yang biasanya larinya kebangetan pun perlahan mulai akurat.

Betapa bangga gue sama progress ini. Seandainya Smule udah ada dari 7 tahun yang lalu, gue rasa sekarang gue udah sukses membesarkan itu band. Namun sayang, nasib berkata lain.

Sebenernya ada beberapa kekurangan Smule di Android dibandingin di iPhone, salah satunya ketika lo rekaman lo gak bisa denger preview suara lo secara realtime dan untuk nyanyi dengan video tentu aja lo gak bisa pake efek untuk mempercantik muka yang unyu-unyu.

Harga langganan Smule untuk iPhone dan Android pun beda banget. Tentu aja murahan di Android. Jadi banggalah untuk para user Android karena kalian bisa lebih ekonomis. Hehehe!

Daripada dateng ke karokean dengan songbank yang ampun nggak lengkap, gue lebih milih nyanyi via Smule karena sampai lagu yang lo pikir gak ada pun bisa jadi ada di sini.

Tapi tetep sih, kualitas rekamannya gak seindah kalau lo rekaman pake Mac Pro dan iPhone di mana bening nya kebangetan. Itu semua balik lagi ke kualitas smartphone dan earphone masing-masing LOL

(Duet lagu One Ok Rock Ceritanya)

(Tampilan awal)

You Might Also Like

0 Komentar