Writer's Block : Ketika Sejumput Kata Tercekat!

  • Tuesday, May 17, 2016
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments


Well...

Setelah gue membebaskan segala sesuatu yang menghantam selama 1 tahun ini, gue baru sadar ternyata SELAMA SATU TAHUN INI GUE mengalami WRITER'S BLOCK SYSNDROME.

Oke, mungkin kemarin-kemarin gue udah nggak bisa berpikir jernih lagi sampai-sampai gue gak tau gue kenapa dan tenggelam dalam keputus-asaan yang hampir membunuh kewarasan secara perlahan.

Mungkin terkesan lebay, tapi faktanya emang gitu.

Gila juga loh, sampai sisi melankolis di diri gue melejit keluar dari sarangnya. Berhubung udah lama juga nggak nulis secara melankolis kaya puisinya si Cinta AADC pret

Sebenernya gue tau istilah Writer's Syndrome dari komik Winter Woods di Webtoon. Dan setelah gue searching di google gue paham, ternyata itulah masalah gue selama ini LOL

"Writer’s block is a condition, associated with writing as a profession, in which an author loses the ability to produce new work. The condition varies widely in intensity. It can be trivial, a temporary difficulty in dealing with the task at hand. At the other extreme, some “blocked” writers have been unable to work for years on end, and some have even abandoned their careers. It can manifest as the affected writer viewing their work as inferior or unsuitable, when in fact it could be the opposite."

Jadi, Write'rs Block artinya sebuah kondisi di mana dewa pencerahan enggan memberikan ide ke elo. Elo ngeblank, nggak bisa nulis apa-apa, ngak tau mau nulis apa, nggak tau mau mulai dari mana. pokoknya rasanya busuk banget. Rasanya lo pengen move on aja dari profesi itu. Lelah menulis. Yang paling ekstrim adalah ketika seorang penulis meninggalkan profesinya dan melmilih profesi lain.

Sebetulnya tahap di diri gue sendiri adalah, gue tau mau nulis apa... Tapi kata-kata rasanya tercekat di tenggorokan enggan untuk keluar. Padahal gue udah sesuaikan dengan mood programnya, tapi kata-kata itu tetap saja enggan untuk memunculkan eksistensinya.

Efek selain ngeblank di kantor juga gue rasaain ketika gue berhadapan dengan blog gue sendiri. Gue berpikir keras. KENAPA GUE GAK BISA NULIS SENGALIR DULU? KENAPA GUE KAKU? KENAPA KATA-KATA DI KEPALA GUE ENGGAN UNTUK MUNCUL? Jadi blog ini nggak pernah gue update lagi dan gue memilih posting di Tumblr yang tetap keliatan bagus jika gue nulis postingan-postingan pendek.

Lalu, setelah gue memutuskan untuk menamatkan segalanya, perlahan diri gue yang kemarin mati lahir lagi. Jadi sebenernya gue ini kenapa? LOL

Psikiater, mana psikiater?

Yah, gue harap kalian yang terjebak hal yang sama dengan gue bisa melewatinya--atau memilih alih profesi seperti gue? LOL

You Might Also Like

0 Komentar