Cara Mudah Menjadi Social Media Officer

  • Tuesday, May 17, 2016
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments

Social Media Officer nggak cuma sekedar mengurus akun social media perusahaan tempat mereka bekerja. Itu nggak segampang yang dipikirin, loh!

Kenapa gue bilang 'gue'? Apa lo kira karena profesi gue sekarang jadi social media? Nggaaaaak! Meski gue masih tetanggaan sama anak Social Media sih #ngakak

Apa sih yang harus dimiliki seorang Social Media Officer?

1. Perencanaan



Tanpa perencanaan, akun sosial media nggak akan mendapatkan kemajuan. Kita harus peka siapa sih yang menjadi target audience perusahaan tempat kita bekerja? Laki-laki atau perempuan? Rentangan umurnya dari berapa sampai berapa? Apa pekerjaannya? dan termasuk dalam SES mana?

SES adalah Socio-Economics Status dibagi menjadi :
A1 (> Rp 3.000.000)
A2 (Rp 2.000.0001 s.d. Rp 3.000.000)
B (Rp 1.500.001 s.d. Rp 2.000.000)
C1 (Rp 1.000.001 s.d. Rp 1.500.000)
C2 (Rp 700.001 s.d. 1.000.000)
D (Rp 500.001 s.d. Rp 700.000)
E (<= Rp 500.000)

Kita harus paham dengan siapa kita berhadapan karena itu akan SANGAT BERPENGARUH DENGAN gaya bahasa yang akan digunakan.

2. Tentukan Gaya Bahasa



Setelah kita mengetahui siapa target audience perusahaan kita, mari tentukan retorika seperti apa yang akan digunakan. Misalnya target audience-nya adalah anak muda, gunakan bahasa yang dekat dengan mereka seperti bahasa-bahasa gaul yang lagi tren saat ini. Lalu, jika target audience kita adalah orang berintelektual tinggi, maka gunakanlah kata-kata dengan tingkat intelektual di atas rata-rata. Tentunya kita harus paham dengan kata yang kita gunakan. Jangan sampai salah penempatan. Abis deh dibully netizen. Tau banget kan netizen Indonesia itu kejem-kejem?

3. Cari Tahu tentang Copywriting



Sebagai mantan copywriter gagal, gue yakin banget kalau kita menggunakan prinsip-prinsip copywriting dalam penulisan di social media pasti akan memberi feedback positif. Prinsip dasar copywriting di antaranya :

a. Minim pengulangan kata.
b. Singkat, padat, jelas, lugas
c. Gunakan kata-kata menarik.
d. Tahu apa manfaat bagi audience/konsumen jika informasi ini disebarkan.
e. Gunakan kata "call to action" seperti "Buruan Daftar dan Nikmati Liburan Bareng AFGAN!"

4. Tentukan Strategi



Strategi apa? Nembak cewek? Bukan lah dodol! Maksud gue adlalah strategi memosting  informasi di akun social media perusahaan yang elo pegang. Misalnya dalam pemasaran situs bokep, sebagai social media officer-nya mesti PAHAM banget apa yang layak diposting pagi, siang, sore, dan malam hari. Msial paginya kasih amateur, siangnya kasih blonde, sorenya kasih hardcore biar yang ngantuk di kantor pada melek, dan malamnya kasih BDSM.

EH BENTAR KENAPA GUE KASIH CONTOHNYA PAKE BOKEP DAH...

Oke skip.

Lalu, kita juga harus memperhatikan posting mana yang rame dan posting mana yang sepi. Di sini kita bisa paham selera audience/konsumen seperti apa, lalu kita bisa paham apa kekurangan dari postingan yang lemah respon tersebut.

5. Adakan Event Kecil-kecilan



Untuk menjaring massa yang banyak, ecent online akan sangat berguna banget. Bisa adain kuis-kuis ringan dengan syarat harus mem-follow/like page akun perusahaan dan yang menang kasih hadiah. Hadiah sendiri bisa didapatkan dari uang perusahaan atau kerjasama dengan sponcor.

Okey segini dulu yang gue share. Inilah cara mudah menjadi social media officer yang dapat menjadi refrensi.

See ya on the next post!

You Might Also Like

0 Komentar