Kenapa Tetap Bertahan Dengan Hubungan yang Salah?

  • Thursday, February 20, 2014
  • By Penulis Cabutan
  • 0 Comments


Morning!!!! Mendadak gue menerawang akibat obrolan panjang yang terjadi semalem.


Kenapa kita tetep bertahan dengan hubungan yang salah?


Kenapa kita tetep bertahan, meskipun pasangan nggak bikin kita hepi?


Kenapa kita tetep bertahan, meskipun sakit?


Kenapa kita tetep bertahan, pada hubungan yang nggak berkualitas?


Semua karena naif, ya NAIF!



Naif berharap pasangan berubah padahal jelas kita pacaran sama penjahat!


Naif berharap kita dapat mengubah pasangan menjadi apa yang kita mau juga padahal jelas sifat gak akan berubah.


Naif, mengalah terus padahal karena ngalah kita makin "ditindas".



Berpikir kalo hubungan udah "terlanjur" berjalan lama, jadi takut semuanya sia-sia. Padahal ini jauh lebih baik daripada udah nginjek jenjang pernikahan dan kita akan "menderita" selamanyya (kecuali elo punya duit jadi gampang buat pisah)


Padahal sesuatu yang "dipaksakan" itu nggak akan baik, bahkan justru bakal nyiksa diri sendiri.



Ketika gue masih bego dulu pun, gue melakukan hal yang sama. Naif, ya Naif! Tapi gue gak dapet apa yang gue mau. Gue cuma terjerumus sama luka dalam yang gak bisa diungkapin. Bahkan ketika alien itu muncul di depan gue, sejuta sumpah serapah keluar dari mulut gue.

Namun, seiring bertambahnya umur, dan gue mendapatkan banyak ilmu tentang seni mencintai barulah gue sadar apa yang harusnya gue lakuin.


Hingga sekarang gue bisa bekerja sama dengan pasangan dan memanage hubungan dengan sangat baik. Selama ini gue belum pernah berantem sampe lost contak 1 hari penuh. Semua sama-sama usaha untuk menyelesaikan LOL


Beda sama dulu yang dimana cuma gue yang usaha.


Ketika gue tersadar, realistis adalah cara terbaik.



You Might Also Like

0 Komentar